{وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْفَتْحُ إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ (28) قُلْ يَوْمَ الْفَتْحِ لَا يَنْفَعُ الَّذِينَ كَفَرُوا إِيمَانُهُمْ وَلا هُمْ يُنْظَرُونَ (29) فَأَعْرِضْ عَنْهُمْ وَانْتَظِرْ إِنَّهُمْ مُنْتَظِرُونَ (30) Dan mereka bertanya, "Bilakah kemenangan itu (datang) jika kamu memang orang-orang yang benar?” Katakanlah, "Pada hari kemenangan itu tidak berguna bagi orang-orang kafir iman mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.” Maka berpalinglah kamu dari mereka dan tunggulah, sesungguhnya mereka (juga) menunggu. Allah Swt. menceritakan sikap orang-orang kafir yang tergesa-gesa ingin agar azab Allah, murka-Nya, dan pembalasan-Nya segera menimpa mereka. Kata-kata ini mereka ungkapkan sebagai sikap mereka yang menganggap mustahil akan terjadinya azab itu, mereka mendustakan dan mengingkarinya. {وَيَقُولُونَ مَتَى هَذَا الْفَتْحُ} Dan mereka bertanya, "Bilakah kemenangan itu (datang). (As-Sajdah: 28) Yakni kapankah kemenangan itu kamu peroleh, hai ...